Kontribusi Pesantren Raudlatul Ulum Curahtakir Tempurejo Jember terhadap Kemandirian Masyarakat

The Contribution of Raudlatul Ulum Islamic Boarding School in Curahtakir Tempurejo Jember to Community Independence

Authors

  • Subakri Subakri Jurusan Pendidikan Agama Islam, STTT Jembrana-Bali

DOI:

https://doi.org/10.35719/fenomena.v17i2.671

Keywords:

Islamic Boarding School, Community Independence, Economic Empowerment, Pesantren, Kemandirian Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi

Abstract

Pesantren as a traditional Islamic educational institution plays a crucial role in fostering community independence amidst limited access to education and economic resources in rural areas. This study is grounded in the theory of community empowerment and the concept of civil society (masyarakat madani), which emphasize self-reliance and social transformation. The research aims to identify the contribution of Pesantren Raudlatul Ulum in Curahtakir, Tempurejo, Jember, to building community independence. A qualitative case study approach was employed, using participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, including data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that the pesantren contributes to community independence through two main pathways: education and economy. Educationally, it provides formal schooling from Raudlatul Atfal to vocational high school, alongside non-formal Islamic education (Madrasah Diniyah). Economically, it empowers the community through cooperatives, irrigation infrastructure development, and collaboration with government agencies. The study concludes that Pesantren Raudlatul Ulum significantly enhances community self-reliance, and recommends strengthening economic programs and institutional partnerships to sustain long-term independence.

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki peran krusial dalam mendorong kemandirian masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang terbatas akses pendidikan dan ekonomi. Penelitian ini bertolak dari teori pemberdayaan masyarakat dan konsep masyarakat madani yang menekankan pada kemandirian dan transformasi sosial. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kontribusi Pesantren Raudlatul Ulum Curahtakir Tempurejo Jember terhadap kemandirian masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus, melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren berkontribusi melalui dua jalur utama: pendidikan dan ekonomi. Di bidang pendidikan, pesantren menyelenggarakan pendidikan formal dari RA hingga SMK, serta pendidikan nonformal berupa Madrasah Diniyah. Di bidang ekonomi, pesantren memberdayakan masyarakat melalui pendirian koperasi, perbaikan irigasi, dan kerja sama dengan instansi pemerintah. Kesimpulannya, Pesantren Raudlatul Ulum berkontribusi signifikan terhadap kemandirian masyarakat. Rekomendasi penelitian adalah penguatan program ekonomi dan kemitraan kelembagaan untuk keberlanjutan kemandirian masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asy’arie, Musa, 2003, Prospek Pengembangan Jiwa Kewirausahaan di Kalangan Mahasiswa, Jogjakarta, Jurnal Populis Edisi No. III/2003.

Baso, Ahmad, 1999, Civil Society Versus Masyarakat madani Arkeologi Pemikiran “Civil Society” dalam Islam Indonesia, Jakarta, Pustaka Hidayah.

Luth, Thohir, 2002, Masyarakat Madani, Jakarta, Mediacita.

Moleong, Lexy J., 1996, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung, PT. Remaja Rosdakarya.

Steenbrink, Karel A., 1986, Pesantren Madrasah Sekolah Pendidikan Islam dalam Kurun Modern, Jakarta, LP3ES.

Umari, Akram Dhiyauddin, 1999, Masyarakat Madani Tinjauan Historis Kehidupan Zaman Nabi, Jakarta, Gema Insani Press.

Wahid, Abdul Hamid (Ed), 2001, Perspektif Baru Pesantren dan Pengembangan Masyarakat, Surabaya, Yayasan Tri Guna Bhakti.

Bogdan, R.C and Biklen, S.K., 1982. Qualitative Research for Education an Introduction to Theory and Methods. London: Allyn and Bacon.

Dhofier, Zamakhsyari. 1994. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.

Milles, Mattew B dan Huberman, A Michael. 1992. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-metode Baru. Terjemahan. Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Undang Undang Dasar 1945, Terbit Terang, Surabaya, tt.

UURI No. 20 Tahun 2003, 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bandung, Citra Umbara.

Downloads

Published

2018-10-05

How to Cite

Subakri, S. (2018). Kontribusi Pesantren Raudlatul Ulum Curahtakir Tempurejo Jember terhadap Kemandirian Masyarakat: The Contribution of Raudlatul Ulum Islamic Boarding School in Curahtakir Tempurejo Jember to Community Independence. Fenomena, 17(2), 216-229. https://doi.org/10.35719/fenomena.v17i2.671

Similar Articles

1-10 of 377

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)