Pola Pembinaan Keimanan dan Ketakwaan Siswa di SMK Negeri Kencong Kabupaten Jember

Patterns of Faith and Piety Development Among Students at Kencong State Vocational High School, Jember Regency

Authors

  • St. Mislikhah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.35719/fenomena.v4i1.362

Keywords:

development pattern, faith and piety, students, pola pembinaan, keimanan dan ketakwaan, siswa

Abstract

Fostering faith and piety (imtak) as the core of Indonesia’s national education goals faces persistent challenges, including dichotomous views of religious and general knowledge, limited teacher competence, and suboptimal collaboration among schools, parents, and the community. This qualitative descriptive study, framed by the theory of integrative imtak development and the national education system as a holistic entity, describes patterns of imtak development at SMAN 1 Kencong. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation from purposively sampled teachers, then analyzed using an interactive model. The findings reveal that imtak development is implemented through five integrated strategies: optimizing Islamic Religious Education instruction with varied methods and functional material delivery; integrating imtak values into general/science subjects, practiced by 85% of teachers; structuring religious extracurricular activities such as Ramadan programs, Quran recitation, and qurban; creating a conducive Islamic school climate through salam, doa, infaq, and congregational prayers; and establishing collaborative partnerships with parents and the community for both preventive and curative interventions. The study concludes that a holistic, multi-strategy pattern effectively enhances students’ religious commitment, discipline, and moral conduct, and recommends systematic teacher training and formalized school-community cooperation mechanisms.

Urgensi pembinaan keimanan dan ketakwaan (imtak) sebagai inti tujuan Pendidikan Nasional Indonesia menghadapi tantangan seperti pandangan dikotomis antara ilmu agama dan umum, keterbatasan kompetensi guru, serta belum optimalnya kerja sama sekolah dengan orang tua dan masyarakat. Penelitian deskriptif kualitatif ini, yang berlandaskan pada teori pembinaan imtak integratif dan sistem pendidikan nasional sebagai kesatuan utuh, bertujuan mendeskripsikan pola pembinaan imtak siswa di SMAN 1 Kencong. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi dari guru yang dipilih secara purposive, lalu dianalisis dengan model interaktif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembinaan imtak dilakukan melalui lima strategi terpadu: optimalisasi Pendidikan Agama Islam dengan metode bervariasi dan materi fungsional; integrasi nilai imtak ke mata pelajaran umum/iptek yang dilakukan 85% guru; kegiatan ekstrakurikuler keagamaan seperti Ramadhan, tadarus, dan kurban; penciptaan iklim sekolah Islami melalui salam, doa, infak, dan salat berjamaah; serta kerja sama dengan orang tua dan masyarakat untuk tindakan preventif dan kuratif. Penelitian menyimpulkan bahwa pola holistik multi-strategi efektif meningkatkan komitmen beragama, disiplin, dan akhlak siswa, dengan rekomendasi pelatihan guru sistematis dan formalisasi kerja sama sekolah-komunitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Thabathaba,I, Muhammad Husain. 1983. Al-Mizan Fi Tafsir al-Quran. Jilid XVIII. Beirut-Libanon: Muassasah al-A'lami Li al-Mathbuah.

Arikunto, Suharsimi. 1993. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, Suharsimi. 2000. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Azra, Azyumardi. 1999. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi menuju Milenium Baru. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Az-Zuhaili, Wahbah. 2002. Al-Qur'an Menjawab Tantangan Zaman. Terjemahan. Syarif Hade Masyah. Jakarta: Mustaqiim.

Baiquni, Ahmad. 1995. Al-Qur'an Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa.

Depag RI. 1989. Al-Quran dan Terjemahnya. Semarang: Toha Putra.

Departemen Pendidikan Nasional. 1999. Peningkatan Wawasan Keagamaan (Islam) Guru Bukan pendidikan Agama SLTP dan SLTA. Jakarta: Bagian Proyek Peningkatan Wawasan Kependidikan Guru Agama Depdiknas.

Fadjar, Malik. 1998. Visi Pembaharuan Pendidikan Islam. Jakarta: LP3NI.

Harahap, Syahrin. 1997. Islam Dinamis. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya.

Isna, Mansur. 2001. Diskursus Pendidikan Islam. Yogyakarta: Global Pustaka Utama.

Madjid, Nurcholis. 1992. Islam Doktrin dan Peradaban. Jakarta: Yayasan Wakaf paramadina.

Milles, Matthew B. dan A. Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. Terjemahan. Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia (UI Press).

Muhadjir, Noeng. 1998. Metodologi Penelitian Kualitatatif. Yogyakarta: Rakesarasin.

Muhaimin. 2003. Wacana Pengembangan Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mulyana, Rohmat. 1996. Upaya Guru dan Kepala Sekolah dalam Membina Imtaq. Bandung: PPS IKIP Bandung.

Mulyana, Rohmat. 2004. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta.

Prayitno, Irwan. 2003. Kepribadian Muslim. Bekasi: Pustaka Tarbiatuna.

Qardhawi, Yusuf. 1999. Al-Quran Berbicara tentang Akal dan Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Gema Insani Press.

Sabiq, Sayid. 1994. Islam Dipandang dari Segi Rohani-Sosial. Terjemahan Zainuddin dkk. Jakarta: Rineka Cipta.

Shihab, Qurish. 1998. Wawasan Al-Quran. Bandung: Mizan.

Tafsir, Ahmad. 1994. Ilmu Pendidikan Perspektif dalam Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tim. 2003. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung: Fokus Media.

Tim Penyusun. 2000. Pedoman Peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan (imtaq) Melalui Mata Pelajaran Terkait pada SMU/SMK. Jakarta: Depag RI.

Tim Penyusun. 2002. Ensiklopedi Islam. Jakarta: PT Ichtiar Baru Van Hoeve.

Tim Perumus. 1998. Al-Islam dan Iptek Buku Kesatu. Jakarta: Raja Garafindo Persada.

Downloads

Published

2005-03-07

How to Cite

Mislikhah, S. (2005). Pola Pembinaan Keimanan dan Ketakwaan Siswa di SMK Negeri Kencong Kabupaten Jember: Patterns of Faith and Piety Development Among Students at Kencong State Vocational High School, Jember Regency. Fenomena, 4(1), 32-41. https://doi.org/10.35719/fenomena.v4i1.362

Similar Articles

1-10 of 452

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)