Pendidikan Karakter Berbasis Wawasan Nilai-Nilai Pondok Pesantren

Character Education Based on the Values and Insights of Islamic Boarding Schools

Authors

  • M. Ahyar Ma'arif Dosen Institut Zainul Hasan Genggong Probolinggo
  • Ani Purwatiningsih Dosen Institut Zainul Hasan Genggong Probolinggo

DOI:

https://doi.org/10.35719/fenomena.v15i1.300

Keywords:

Character Education, Islamic Boarding School, Pesantren Values, Pendidikan Karakter, Pondok Pesantren, Nilai-Nilai Pesantren

Abstract

Globalization has led to a decline in moral values, patriotism, and Indonesia's national character, making character education an urgent priority. Islamic boarding schools (pesantren), as a subsystem of national education, possess noble values that can serve as a foundation for character building. This study aims to describe the character education values based on pesantren insights and their implementation strategies. Using a qualitative case study approach at Raudlatul Jannah Islamic Boarding School, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the five core principles of pesantren—sincerity, simplicity, self-reliance, Islamic brotherhood, and regulated freedom—serve as the spirit of character education. Implementation is carried out through role modeling, habituation, advice, and reward and punishment systems over a full 24-hour period. In conclusion, pesantren values are effective in shaping students' character toward insan kamil, and it is recommended that this system be adaptively adopted by general educational institutions.

Globalisasi telah menyebabkan kemerosotan nilai moral, patriotisme, dan karakter bangsa Indonesia, sehingga pendidikan karakter menjadi agenda mendesak. Pondok pesantren, sebagai sub-sistem pendidikan nasional, memiliki nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan landasan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter berbasis wawasan pesantren dan strategi implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Pondok Pesantren Raudlatul Jannah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa lima jiwa utama pesantren yaitu keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan bertanggung jawab menjadi ruh pendidikan karakter. Implementasinya dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, serta pemberian hadiah dan hukuman selama 24 jam penuh. Kesimpulannya, nilai-nilai pesantren efektif membangun karakter santri menuju insan kamil, dan direkomendasikan agar sistem ini diadopsi secara adaptif oleh lembaga pendidikan umum.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abd.A’la. 2006. Pembaharuan Pesantren. Yogyakarta : Pustaka Pesantren

Abdurrahma, Mas’ud. 2004. Intelektual Pesantren, Perhelatan Agama dan Tradisi Yogyakarta : LKis

Abdurrahman Wahid. 1978. Bunga Rampai Pesantren. Jakarta : CV. Dharma Bhakti

Babun Suharto. 2011. Dari Pesantren untuk Umat; Reinventing Eksistensi Pesantren di Era Globalisasi. Surabaya: Imtiyaz

Dirdjosanjoto, Pradjarta. 1999. Memelihara Umat. Kiai Pesantren – Kiai Langgar di Jawa. Yogyakarta : LKis

Halim Soebahar. 2010. Transformasi Pendidikan Islam, Refleksi tentang Kesinambungan dan Perubahan. Jember: STAIN Jember

Imam Machali. 2006. Pendidikan Islam Berbasis Masyarakat. An-Nur Jurnal Studi Islam

Khoiro Ummatin. 2002. Perilaku Politik Kiai. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Manfred Ziemek. 1986. Pesantren dalam Perubahan Sosial. Jakarta : P3M

Mastuhu. 1994. Dinamika sistem pendidikan pesantren. Jakarta : Inis

Mastuhu. 2007. Sistem Pendidikan Nasional Visioner. Tangerang: Lentera Hati

Nurcholis Madjid. 2000. Pesantren Dari Pendidikan Hingga Politik. Bina Pesantren

Sahal Mahfud. 1999. Pesantren Mencari Makna. Jakarta : Pustaka Ciganjur

Saifuddin Zuhri. 2008. Guruku Orang-Orang Dari Pesantren. Yogyakarta: LKis

Sulthon Masyhud. 2005. Manajemen Pondok Pesantren. Jakarta : Diva Pustaka

Wahid Zaini. 1994. Dunia Pemikiran Kaum Santri. Yogyakarta : LKPSM

Zubacdi. 2007. Pengembangan Masyarakat Berbasis Pesantren: Kontribusi Fiqh Sosial Kiai Sahal Mahfudh Dalam Perubahan Nilai-Nilai Pesantren. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Downloads

Published

2016-04-09

How to Cite

Ma'arif, M. A., & Purwatiningsih, A. (2016). Pendidikan Karakter Berbasis Wawasan Nilai-Nilai Pondok Pesantren: Character Education Based on the Values and Insights of Islamic Boarding Schools. Fenomena, 15(1), 77-94. https://doi.org/10.35719/fenomena.v15i1.300

Similar Articles

1-10 of 371

You may also start an advanced similarity search for this article.