Kompetensi Profesional Guru Madrasah Di Lingkungan Pesantren
Professional Competence of Madrasah Teachers in the Pesantren Environment
DOI:
https://doi.org/10.35719/10.35719/fenomena.v15i1.297Keywords:
Teacher Professionalism, Islamic Boarding School, Human Resource Management, Profesionalisme Guru, Pesantren, Manajemen Sumber Daya ManusiaAbstract
Madrasahs within Islamic boarding school environments have long faced stigma as second-class educational institutions, making the development of teachers' professional competence a crucial issue for reshaping public perception and improving educational quality. This article addresses the major theoretical and practical problem of human resource management and academic supervision, which have yet to function optimally in supporting teacher professionalism. The research aims to describe how teachers' professional competence develops through human resource management and academic supervision. A qualitative case study approach was employed at the Miftahul Ulum Suren Ledok Ombo Islamic Boarding School Foundation in Jember (2015), using Miles and Huberman's interactive model for data analysis. The findings reveal that professional competence development is carried out through planning, recruitment, selection, placement, compensation, rewards, training, and development, alongside academic supervision by principals using individual and group techniques. The study concludes that both approaches positively impact teacher professionalism and recommends stronger supervision instruments and more consistent reward and punishment systems.
Madrasah di lingkungan pesantren selama ini masih menghadapi stigma negatif sebagai lembaga pendidikan kelas dua, sehingga pengembangan kompetensi profesional guru menjadi isu krusial untuk mengubah persepsi tersebut dan meningkatkan mutu pendidikan. Artikel ini berangkat dari peta besar masalah manajemen sumber daya manusia dan supervisi akademik yang belum optimal dalam mendukung profesionalisme guru di madrasah pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengembangan kompetensi profesional guru melalui pendekatan manajemen sumber daya manusia dan supervisi akademik. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis studi kasus di Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Miftahul Ulum Suren Ledok Ombo Jember tahun 2015, menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi profesional guru dilakukan melalui proses perencanaan, rekrutmen, seleksi, penempatan, kompensasi, penghargaan, pelatihan, dan pengembangan, serta supervisi akademik oleh kepala madrasah dengan teknik individual dan kelompok. Kesimpulannya, kedua pendekatan tersebut berdampak positif terhadap profesionalisme guru, dan direkomendasikan agar madrasah memperkuat instrumen supervisi serta konsistensi dalam reward and punishment.
Downloads
References
Assegaf, Abdur Rahman, 2007, Pendidikan Islam di Indonesia, Yogyakarta:Suka Press
Danim Sudarwan, 2010. Karya Tulis Inovatif Sebuah Pengembangan Profesi Guru,.Remaja Rosdakarya, Bandung.
Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar, 897.
Djamarah, Syaiful Bahri,1994 , Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru, Surabaya: Usaha Nasional
Edy Sutrisno, 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta; Kencana
Fadjar, A. Malik, 1998. Madrasah dan Tantangan Modernitas. Cet. I; Bandung : Mizan
H. Jhon Bernardin dan Joice E.A. Russel, 1993. Human Resource Management: An Experiential Approach. singapore; Mc Graw Hill
Hamalik, Oemar,2002, Pendekatan Guru Berdasarkan Kompetensi, Jakarta: Bumi Aksara,
Hamalik, Oemar,2003, Proses Belajar Mengajar, Jakarta: Bumi Aksara,
Hery, Noer Aly, 1999. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Logos Wacana Ilmu
Irawan, Prasetya,2001, Evaluasi Proses Belajar Mengajar, Jakarta: PAU-PAI, Universitas Terbuka
Kusdyah Rachmawati Ikke, 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia . Yogyakarta; ANDI
Matthew B. Miles dan A. Michael Hubberman, 1992. Analisis Data Kualitatif, terj. Tjetjep Rohendi Rohidi; Pendamping Mulyanto. Cet. 1. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia UI Press
Meldona, 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia Perspektif Integratif. Malang: UIN-Malang Press
Moh Uzer Usman ,2001. Menjadi Guru Profesional, Bandung : Remaja Rosda Karya, 2001
Mulyasa, E, 2003, Kurikulum Berbasis Kompetensi, Konsep Karakteristik dan Implementasi, Bandung: Remaja Rosdakarya
Muslim, Sri Banun, 2010, Supervisi Pendidikan Meningkatkan Kualitas Profesionalisme Guru, Bandung: Alfabeta
Piet A. Sahertian, Ida Aleida Sahertian,1992. Supervisi Pendidikan dalam Rangka Program Service Education, akarta: Rineka Cipta
Poerwadarminto, W.J.S., 1999, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka
Prasetya Irawan, 2001. Evaluasi Proses Belajar Mengajar, Jakarta: PAU-PAI, Universitas Terbuka.
Qomar, Mujamil,2009, Manajemen Pendidikan Islam Strategi Baru Pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam, Jakarta : Penerbit Erlangga
Sagala ,Syaiful, Administrasi Pendidikan Kontemporer, Bandung: Alfabeta, 195.
Sahertian, Ida Aleida,1992, Supervisi Pendidikan dalam Rangka Program Service Education, Jakarta: Rineka Cipta
Sri Banun Muslim, 2010, Supervisi Pendidikan Meningkatkan kualitas Profesionalisme Guru, Bandung; Alfabeta
Sugiyono, 2008, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D, Bandung: Alfabeta
Supriadi, Dede , 1999, Mengangkat Citra dan Martabat Guru, Yogyakarta: Adicipta Karya
Syaiful Bahri,1994. Djamarah, Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru, Surabaya: Usaha Nasional
Udin Saefudin Saud, 2009. Pengembangan Profesi Guru, Alfabeta, Bandung.
Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2016 Rusydi Baya'gub

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









